Kasih Sayang

Kasih Sayang

{ Mengasihi Menyayangi Selamanya }

Monday, July 18, 2005

aku dan hujan ( I )

aku tak bisa menulis apa apa pagi ini
mungkin hanya keluh kesahdan kerinduan yang tersirat
detik demi detik tak terasa
perjalanan ini terasa hambar
semakin jauh semakin senyap
sungguh aku ingin pergi
meninggalkan semua ketidakpastian
dan keraguan dalam hati
rintik gerimis menghiburku
dia datang lagi
menawarkan simfoninya
sukacitanya karena rindu yang tertumpahkan
pada sang bumi
bunda yang melahirkannya
akupun mempunyainya
sang kerinduan
yang menjalar di urat nadiku
berharap esok ada matahari
sebagai bekaluntuk berjalan
menemuinya
aku masih ingin hidup
dan terus memberinya
melati
hari demi hari

Seorang Pengemis Buta dan Cucunya

Kisah ini tentang seorang kakek renta yang buta dan cucu kecilnya....
"Nak perlihatkan wajah memelasmu" pinta sang Kakek
"Kenapa?"
"Agar mereka semakin banyak memberi kita uang" jawab Kakek setengah berbisik."
Kenapa harus berbohong?""
Tidak, itu bukan kebohongan""
Lalu...?"
"Mereka tak akan iba dengan senyum-mu Nak ?"
"Mata Kakek buta, apakah itu tidak cukup ?" tanya sang cucu.
"Mereka mengira Kakek pura-pura Nak"
"Baiklah..."mata si bocah berbinar-binar,"Kakek pura-pura tersenyum, dan biarlah aku pura-pura buta"
"Itu kebohongan Nak"
"Kenapa?"
"Kakek tak pernah bisa tersenyum lagi sejak kamu menemani Kakek mengemis" jawab kakek lirih sembari tertunduk.

Sebuah Perihal Cinta

Seorang teman bertanya perihal Cinta kepadaku dan kujawab... "Cinta itu sederhana...tak perlu kau-tanyakan mengapa tak perlu kau-pusingkan bagaimana
hanya ketika cinta membuatmu buta
hati-hati....karena mungkin itu bukan cinta tapi ego-mu sendiri....
"dan ia bertanya lagi kepadaku...Cinta tak harus memiliki ? benarkah itu ?
dan kujawab ....."Jangan bertanya hal itu padaku saat ini..."

Negeri di Awan (Music Therapy, Part III)
Message:
Pernah berkhayal ? ....kurasa sesekali berkhayal itu masih sehat asal nggak buat kita berhenti melakukan apapun. Lagu "Negeri di Awan" (by Katon) sejenak membuatku berkhayal....apa khayalanku ? hehehehe..lebih baik dengerin sendiri lagunya....aku petikkan saja beberapa baris liriknya :

//kau mainkan untukku////sebuah lagu tentang negri di awan////dimana kedamaian menjadi istananya////dan kini tengah kaubawa////aku menuju kesana..oh..hoo////ternyata hatimu penuh dengan bahasa kasih////yang terungkapkan dengan pasti////dalam suka dan sedih//

khayalan tak sekedar khayalan kosongkarena aku (akan) menemukannya....!!!
NB :
* berkhayal cukup sesekali, jangan dijadikan kerjaan :)
* berkhayal yang positif dan bermutu
* kejar dan raih ia....

Saturday, December 25, 2004

Rindu

kapankah
kan kau pertemukan hamba
pada saudara hamba Ya Allah
Ampuni hamba
bila tak bisa menjaga ikatan ini

ingin
untuk kembali
mengeratkan simpulnya
dan
berbagi suka duka
seperti dulu kala
....




Monday, May 10, 2004

SEORANG KAKAK DENGAN SERIBU SENYUM

Ya, benar, mungkin kalau dihitung-hitung sudah lebih dari seribu kali kulihat senyumnya, atau, paling tidak kurasakan senyum tulusnya itu.
Dia, yang dengan tekun membantu diriku yang saat itu sangat tidak mengerti bagaimana membuat sebuah blog.
Akhirnya jadilah sebuah blog mungil dan unik, serta indah menurutku. Dengan warna dominan hitam dan putih, dua warna yang kami berdua sama sama menyukainya.Walau memang, keindahan blog itu masih kalah jauh dari ketulusan hati yang kurasakan darinya.
Kakak dengan seribu senyum,.....dengan ketulusan yang kurasakan.
.......
.........(bersambung)

Untuk adikku yang berani

Seorang adik di MQ pada bulan februari lalu melangsungkan pernikahannya. Ada rasa gembira/bahagia, juga do'a untuk kebahagiaan rumahtangganya, walau di hati sebenarnya ada rasa sedih karena saat itu tak berada disana untuk mendampingi,melihatnya mengucapkan janji suci itu. Teringat beberapa bulan yang telah lewat, ketika dia menyempatkan diri untuk silaturrahiim ke jogja. Sebelumnya kami hanya bercakap via irc saja,atau telpon. Dan saat itu sudah ada kepercayaan bahwa dia adalah seorang yang baik, saya percaya itu. Dan hal itu kembali dikuatkan ketika kami diberi kesempatan Allah untuk bertemu langsung.
Subhanallah, terus terang saya kagum dengan keberaniannya mengambil keputusan dan menjalani semua proses untuk melangsungkan pernikahannya, walau, saya pun tahu banyak kendala yang dia hadapi, dan dia hadapi itu sebagai seorang laki-laki dengan kelebihan dan kekurangan yang dia miliki.
Memang benar janji Allah, bahwa Allah akan dengan senang hati menolong hamba-hambaNya yang meniatkan untuk tetap kukuh dijalanNya, dan meniatkan bahwa apapun yang akan dilakukan,adalah karna ridho Allah semata.
Alhamdulillah, adikku itu pun diberikan jalannya, dan dibalik kesempitan pasti ada kelapangan......
malam ini, kucoba membuka blog nya yang telah sekian lama tak kukunjungi, entah darimana, ada rasa rindu untuk mengetahuinya, dan kubaca baris demi baris tulisannya. Ya Allah, jelas ada yang istimewa dari tulisan itu, kesan dewasa kudapatkan disana. Ujian dan cobaan ternyata telah membuatnya semakin arif menjalani hidup.
Kini sebagai kepala rumahtangga, tentu akan lebih beragam lagi tantangan yang akan dia hadapi, tapi ku percaya dia akan bisa menghadapinya, seperti masa-masa yang telah lewat.

Selamat menjalani kehidupan yang penuh warna,dan disana pun kan kau temukan hikmah hikmah hidup dalam meniti jalan ke-ridhoan_Nya.
Mungkin tiada yang bisa kuberikan padamu saat ini, namun kuyakin, DIA, Yang memilikimu, tak akan putus-putusnya memperhatikanmu.


Monday, May 03, 2004

melati
kusapa engkau
harummu menarik hati

mentari
kusapa engkau
hangat yang selalu dinanti

angin
kusapa engkau
lembut yang meresapi

sajadah
kusapa engkau
bukan karena melati, mentari atau angin
bukan pula karena harum, hangat atau lembut
tapi memang karena ku-suka menyapamu
lima waktu sehari

Sunday, May 02, 2004

kau ingat sesuatu tentang diriku

bahkan ketika aku melupakannya

kau tak melupakannya

bahkan tentang sesuatu yang seharusnya aku lebih mengingatnya

kau kakakku

hanya berbeda ayah dan ibu saja

dan selamanya tetap kakakku





Saturday, September 06, 2003

"Kebaikan apa yang telah kau lakukan hari ini ?"... satu pertanyaan ini sering terngiang di telinga,..atau tepatnya di fikiran saya.
terkadang saya tak bisa menjawab pertanyaan yang terlontar pada diri saya itu, bisa jadi karena saya lupa bahwa saya telah melakukan suatu kebaikan hari ini, atau mungkin memang tak ada kebaikan apapun yang telah saya lakukan hari ini. Bila jawabannya adalah pilihan yang terakhir, pun ada dua keadaan yang terjadi pada diri saya saat itu. Pertama, saya tak ambil peduli, biarlah saja, toh banyak urusan lain yang tak kalah penting yang harus saya selesaikan......keadaan yang kedua...saya mengalami suatu perasaan penyesalan saat itu,..menyesal sekali, bahkan mungkin bila hati sedang peka, bisa jadi saya menangis dalam hati di saat itu."Kenapa saya lewatkan hari ini tanpa sedikitpun kebaikan yang saya lakukan ?".... sedemikian egoiskah saya ?...atau saya terlalu lemah untuk menggerakkan hati,fikiran,tangan,kaki atau panca indera saya yang lain untuk melakukan kebaikan .... atau memang saya tidak meniatkan untuk bersungguh-sungguh ?"....... bukankah orang orang disekeliling saya, bahkan orang yang jaraknya jauh pun menyempatkan diri menjadi jalan kebaikan dari Tuhan.
Pernahkah anda mendapat pertanyaan seperti itu ? pertanyaan yang diajukan oleh diri anda sendiri,bukan oleh siapapun, dan apa jawaban anda ?......
to be continued....

oh ya,...maaf...sampai disini saya harus memotong tulisan ini dulu, ada teman baru kirim SMS disaat saya sedang asyiknya menulis saat ini, dia sangat memerlukan bantuan saya sekarang (isi SMS nya : can you help me in green house/rumah penelitian/ now, i need your help). sebenarnya ingin saya melanjutkan tulisan ini, menumpahkan apa yang ada di hati,fikiran saya,hingga terasa lebih plong.... tapi mudah mudahan anda setuju bahwa waktu bagi kesibukan diri kita yang bisa ditunda bisa kita luangkan bagi orang lain yang memerlukan bantuan, belajar menjadi jalan kebaikan bagi orang lain. .... dan mungkin ini saatnya bagi saya untuk lebih banyak berpraktik...dan tidak hanya berteori :)) oh ya, saya pun akan banyak belajar dari anda (siapapun yang baca tulisan ini) tentang kebaikan......
"sampai jumpa...."

Thursday, September 04, 2003

TAMAN di HATI

Salah satu impian saya, kelak mempunyai rumah dengan taman yang luas dan indah, dengan beraneka ragam bunga-bunga lengkap dengan kupu kupu dan lebah, serta bermacam-macam pohon buah-buahan. Ketika saya ingin, tinggal memetiknya, bahkan kalau mungkin saya ingin mengulang kenangan masa kecil dulu, saat saya sering beristirahat di atas pohon jambu, duduk manis disentuh semilir angin yang sejuk, sambil menikmati jambu-jambu yang berada disekeliling saya.

Maaf, saya tidak hendak mengajak anda untuk berkhayal, karena semua itu bisa saja terjadi bila kita mengusahakannya dan Allah berkehendak untuk menjadikannya. Sebagaimana saya pun mengharapkan ada Taman lain yang tak kalah indahnya, yang berada di sanubari saya, di hati saya. Sungguh, sebagaimana impian saya mempunyai taman indah dengan bunga-bunga dan pohon-pohon buah, saat ini saya pun sedang membangun, mewujudkan impian saya yang lain yaitu mempunyai taman terindah di hati saya. Tentu hal itu memerlukan proses yang mungkin tidak sebentar, dan bahkan tidak akan pernah berhenti sampai akhir hayat. Tak akan pernah berhenti membersihkannya dari segala kotoran dan hama pengganggu, rajin selalu untuk memupuknya, menyuburkan, mengairinya, duh..sungguh memerlukan ketekunan.

Ya Allah, hamba percaya Engkau kan membantu mewujudkan salah satu impian hamba ini .... membangun taman terindah di hati .... kan terasakan kesejukannya, kedamaiannya, ketenangannya, bahagia dan membahagiakan.

"Saudaraku........mari kita wujudkan taman terindah itu..........."


Archives

08/01/2003 - 09/01/2003 09/01/2003 - 10/01/2003 05/01/2004 - 06/01/2004 12/01/2004 - 01/01/2005 07/01/2005 - 08/01/2005

FavoriteSitus

Pesantren Virtual * Pesantren Online * Syariah Online * Era Muslim * Telaga Rasul * Nasehat Rumah Tangga * Ayunda Mail * /

Berkunjung

Awie * Ajeng * Ayunda * Mas Ark * Chandra * Dinda Aisyah * Miyuki * Mang Din * Uchi * Sinai *

Message

Name :
Web URL :
Messege :
* * * Sayangilah hamba Allah, dan Allah kan menyayangimu * * *